Essay Mental Health di Masa Sekarang bagi Generasi Z

 

PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN MENTAL UNTUK ANAK MUDA DI ERA PANDEMI COVID-19

 

BETA DANISWARA VEDA

FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI

ILMU ADMINISTRASI BISNIS

CLUSTER 56

 

  1. A.    PENDAHULUAN

Di era pandemi covid-19 ini, kita dianjurkan oleh pemerintah untuk ikut membantu mencegah penyebaran virus covid-19 ini dengan cara untuk selalu berdiam diri di rumah saja. Hal ini tentu sangat menggangu setiap orang yang selalu melaksanakan aktivitas sehari-harinya di luar rumah. Semua orang akan terkena dampak dari anjuran pemerintah yang mengharuskan untuk selalu di rumah saja jika tidak ada kepentingan yang memang sangat penting untuk dihadiri. Contoh yang akan terkena dampak adalah seperti pekerja kantor atau karyawan, pedagang, driver ojek online maupun ojek pengkolan, dan tak terkecuali anak-anak muda. Anak- anak muda pada era sekarang tidak bisa dimungkiri bahwa mereka akan sangat tidak nyaman jika harus selalu berada di rumah setiap saat. Pemerhati Kesehatan Jiwa Anak UNICEF, Ali Aulia Ramly mengatakan bahwa salah satu dampak dari pandemi pada anak dan remaja adalah adanya pembatasan sosial yang diterapkan oleh pemerintah untuk mencegah potensi penularan virus COVID-19. Pembatasan sosial ini membuat muncul rasa takut yang berlebihan pada anak dan remaja karena banyaknya informasi yang mereka terima tentang pandemi ini.

Selain itu, pembatasan sosial juga membuat anak dan remaja merasa bosan karena harus berdiam diri di rumah dan tidak bisa berinteraksi dengan teman-temannya. Hal inilah yang berpotensi bisa mengganggu kondisi kesehatan mental anak muda ketika mereka mulai tidak nyaman dan jenuh dengan apa yang mereka hadapi saat ini.

 

  1. B.     PEMBAHASAN

Pada era pandemi saat ini kita sangat diharapkan untuk bisa kreatif dan produktif agar bisa melakukan hal-hal yang tidak membuat kita bosan ketika berada di rumah saja, dan anak muda diharapkan bisa melakukan hal tersebut untuk meminimalisir peluang terjadinya kesehatan mental yang menurun dan bisa berakibat buruk pada diri mereka nantinya. Sebuah ulasan dalam Journal of the American Academy of Child and Adolescent Psychiatry menyatakan anak-anak dan remaja memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap kesepian, depresi, dan kecemasan selama pandemi. Hal ini dikarenakan mereka terisolasi dari teman-teman, guru dan keluarga. Pada era pandemi saat ini bukan hanya kondisi fisik kita yang terkena dampak tetapi kondisi mental juga sangat berpeluang ikut terganggu. Setiap orang perlu menjaga kesehatan mental untuk menghindari keluhan fisik yang muncul akibat stres. Karena, ketika seseorang stres, maka sistem imun dalam tubuh akan berkurang. Ini akan menyebabkan tubuh mudah terserang penyakit. Menurut studi terbaru dari US Centers for Disease Control and Prevention (CDC), satu dari empat orang remaja di Amerika Serikat, mengatakan bahwa mereka memikirkan untuk bunuh diri beberapa bulan terakhir selama pandemi.Hasil mengejutkan ini merupakan penelitian terbaru yang menyoroti bagaimana pandemi dan kebijakan pembatasan sosial, berpengaruh pada kesehatan mental seseorang. Ada beberapa efek yang akan terjadi ketika seseorang mulai terserang rasa jenuh dan kesehatan mental mereka mulai terganggu seperti perubahan pola tidur atau pola makan, sulit tidur dan berkonsentrasi, menggunakan obat obatan sebagai pelarian. Hal-hal seperti itulah yang harus menjadi concern setiap orang tua terhadap anaknya agar kondisi anak mereka tidak semakin buruk setiap harinya. Duta Nasional UNICEF Indonesia, Nicholas Saputra, mengatakan kesehatan mental anak bisa terganggu karena harus melihat orang tuanya sakit hingga kehilangan pekerjaan di masa pandemi Corona. Selain itu, rutinitas sekolah yang tidak lagi berjalan seperti biasa juga dapat semakin menekan kesehatan mental anak.

"Sangat wajar jika kita mengalami perasaan-perasaan seperti itu. Jadi, jangan abaikan perasaanmu terutama jika kamu merasa tidak nyaman," lanjutnya. Ada beberapa tips yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh anak muda agar keadaan mereka bisa tetap terjaga selama era pandemi covid-19 ini diantaranya Melakukan aktivitas fisik, Mengonsumsi makanan bergizi, Membuat rutinitas sendiri, Menjaga komunikasi dengan keluarga dan sahabat, memperbanyak kegiatan spiritual agar kita bisa selalu dekat dengan tuhan. Jika kita merasa memiliki gangguan mental segera dianjurkan untuk mengonsumsi obat obatan sesuai yang dianjurkan oleh dokter dan mengonsumsinya secara rutin.

 

  1. C.    KESIMPULAN DAN SARAN

Bagi anak muda memang tidaklah mudah ketika dihadapkan dengan sebuah kondisi yang mewajibkan kita untuk selalu berada di rumah saja. Ketika yang setiap harinya bisa bertemu dengan teman temannya baik di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah kini harus menahan segala aktivitas tersebut demi kebaikan bersama. Dalam keadaan saat ini kita harus bisa tetap produktif agar hari-hari yang kita jalani jauh dari rasa cemas dan takut. Akan tetapi, rasa takut dan cemas memang normal dirasakan selama masa pandemi seperti ini. Namun, cobalah untuk selalu berpikir positif dan bersyukur, banyak hikmah yang bisa kita ambil selama era pandemi ini. Setiap cobaan atau musibah pasti akan selalu ada sisi positif yang bisa kita ambil dan cobalah berhenti untuk melihat sisi buruknya secara terus-menerus, karena hal itu hanya bisa semakin memperburuk kondisi kita.

 

  1. D.    DAFTAR PUSTAKA

Cahyono, Budi. 2020. Pahami Kondisi Mental Anak-anak di Masa Pandemi. https://www.ayojakarta.com/read/2020/09/02/23712/pahami-kondisi-mental-anak-anak-di-masa-pandemi-keterangan . Diakses tanggal 27 September 2020.

 

Dewi, D.S. 2020. Pandemi COVID-19 Bisa Ganggu Kesehatan Mental Anak, Apa Tandanya? .https://tirto.id/pandemi-covid-19-bisa-ganggu-kesehatan-mental-anak-apa-tandanya-eNd7 . Diakses tanggal 27 September 2020.

 

Dwianto, A.R. 2020. Tips Jaga Kesehatan Mental Anak Selama Pandemi Corona dari Nicholas Saputra. https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5104970/tips-jaga-kesehatan-mental-anak-selama-pandemi-corona-dari-nicholas-saputra . Diakses tanggal 27 September 2020.

 

Nadhira, A.M. 2020. Menjaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Virus Corona.https://www.alodokter.com/menjaga-kesehatan-mental-saat-pandemi-virus-corona . Diakses tanggal 27 September 2020.

 

Widyaningrum, G.L. 2020. Kesehatan Mental Anak Muda dan Kelompok Minoritas Menurun Selama            Pandemi. https://nationalgeographic.grid.id/read/132300380/kesehatan-mental-anak-muda-dan-kelompok-minoritas-menurun-selama-pandemi . Diakses tanggal 27 September 2020.

 

 

Komentar